Teknik Rayuan Jepang yang Menggoda Hingga Tak Tertahankan

Untung ada tissue yang tercecer, sehingga ada alasan buat Hawin.Ia mengambil tissue itu, sambil mendengar kabar gembira dari wanita yang menunggu telepon. Sial. XNXX Jepang Astaga. Aku menggelepar.“Sst..! Mendadak jari tanganku dingin semua.Wajahku merah padam. Tetapi sejak tadi aku tidak melihat wanita yang lehernya berkeringat yang tadi mengerlingkan mata ke arahku.Ke mana ia? Ia sudah membereskan peralatan pijat. Tapi mengelap dengan handuk hangat sisa-sisa cream pijit yang masih menempel di tubuhku. Ya nggak apa-apa,” katanya menjawab telepon.“Siapa Mbak..?” kataku sambil menancapkan Junior amblas seluruhnya.“Si Nina, yang tadi. Aku jelas mendengarnya dari sini.Kembali ruangan sepi. Ah sialan. Masih menutupi diri dengan tabloid. Lama sekali ia memijati pangkal pahaku.Seakan sengaja memainkan Si Junior. Ia masih dingin tanpa ekspresi. Saya bisa masuk angin.” kata seorang wanita setengah baya di depanku pelan.Aku tersentak.

Teknik Rayuan Jepang yang Menggoda Hingga Tak Tertahankan