Ibu Tiri Montok Menggila Seperti Pelacur

Dadaku berguncang. Toh, si setengah baya itu pasti sudah lebih dulu tiba di salonnya. Bokep Barat Ah.., wanita yang lehernya berkeringat itu begitu besar mengubah keberanianku.“Buka bajunya, celananya juga,” ujar wanita tadi manja menggoda, “Nih pake celana ini..!”Aku disodorkan celana pantai tapi lebih pendek lagi. Ah sial. Aku tidak berpakaian kini. Mbak Wien merapihkan pakaiannya lalu pergi menjawab telepon. Aku tidak berpakaian kini. Penumpang lima lalu supir, jadi enam kali tujuh, 42 hore aku turun. Membuang napas. Sekenanya saja kubuka halaman majalah.“Tunggu ya..!” ujar wanita tadi dari jauh, lalu pergi ke balik ruangan ke meja depan ketika ia menerima kedatanganku.“Mbak Wien.., udah ada pasien tuh,” ujarnya dari ruang sebelah. Aku bisa dapatkan ia, wanita setengah baya yang meleleh keringatnya di angkot karena kepanasan.

Ibu Tiri Montok Menggila Seperti Pelacur