Bibi Desi yang Bergairah (7)
Aku yang bisa dikatakan sedikit menggigil memperhatikan mobil, motor, becak, andong, bajaj, hingga truk lalu lalang. Seperti biasa, aku berdiri di tempat ini, di dekat tiang nama jalan yang bertuliskan Jalan Merdeka Raya. Bokepindo Aku tahu anak itu pasti bekerja di malam begini karena suatu keperluan yang mendesak, atau itu memang pekerjaannya demi membantu biaya sekolah. Aku langsung ingin mengutuk diri. Dia menjual, bukan mengemis. Aku yakin sekali, orang tuanya sudah berhasil mendidiknya dengan ajaran agama. Malam semakin larut. Akibatnya sebuah mobil berwarna putih yang hilang kendali menabrak anak laki-laki itu. Seperti biasa, aku berdiri di tempat ini, di dekat tiang nama jalan yang bertuliskan Jalan Merdeka Raya.
