POV: Gadis Thailand 19 Tahun, Memeknya Dihajar Ganas
Aku tetap bertahan di tempatku berdiri, tetap menyaksikan anak laki-laki penjual kantong plastik di dekat tiang lampu merah yang juga masih berjualan. Di dekat tiang lampu merah, sekitar beberapa meter dari tempatku berdiri, ada seorang anak laki-laki berambut kusut berpakaian kusut menenteng kantong-kantong plastik hitam yang juga kusut. Bokep Jepang Pikiranku mendadak kacau. Aku selalu senang memperhatikan mesin-mesin yang berjalan angkuh itu. Aku sudah terbiasa seperti ini. Dia terlihat girang sekali memperoleh uang seribuan. Mereka mengeluarkan beberapa barang berupa bubuk yang lumayan kecil, menghirupnya sedikit, lalu tertawa-tawa. Polos sekali. Seharian ini, aku memang dirundung hujan, dan aku tidak berlari. Pernah suatu malam, aku melihat kejadian paling miris yang membuat aku sempat berdoa agar segera dicabut Tuhan.
