Adila Vania Salsa dan Bianca, Gairah Panas yang Tak Terkendali
School Adila Vania Salsa X Bianca yang menyorot bullying, ambisi, dan mentor tegas. Bokepindo Kekuatan: pesan empati. Kekurangan: plot device terduga. Tetap layak disimak. Mulai sekarang.
brenti Yaann… brreenttii Yaaann…!” Lala mulai teriak-teriak tidak karuan tapi aku tidak berhenti sampai di situ karena aku yakin dia teriak seperti itu soalnya dia merasakan kenikmatan baru yang lebih ramai rasanya, (hihihi kayak iklan… tapi permen rasa ‘si sempit’ kayaknya asyiik juga tuh diproduksi). Setelah sekian lama menerima manufer si kecil akhirnya si sempit bisa juga beradaptasi. Aku pulang setelah cium bibir Lala sekali lagi dan… “BBBRRRMMM…!” pulang deh Iyan bersama Estillo kesayangannya. Tubuhnya tetap dalam gendonganku dan seperti tahu critical situation itu Lala pun berusaha menahan teriakannya (dia kan teriaknya kenceng banget) dengan menggigit bahuku kuat-kuat sampai keluar darah segar dari bahuku (bahuku memang masih perawan kali yah) Perih sekali!”Beruntung deh body Escudo ini tetap kokoh tidak goyang-goyang meski di samping kanannya itu lagi ada orang goyang-goyangan (buat Indomobil hubungi
