Kakak Tiriku Mengajakku Main di Tempat Umum Sambil Mengendalikan Lovense-ku!
Malam itu, Alina membuat kopi susu dan menyodorkanku bersama pisang susu, lalu kami nikmati bersama-sama sambil nonton. Alina tiba-tiba bangkit dari pembaringannya.“Nis, apa kamu sering nonton kaset VCD bersama istrimu?” tanya Alina dengan sedikit rendah suaranya seolah tak mau didengar orang lain.“Eng.. Bokeb Sudahlah. Untuk itu, jika tidak memberatkan, aku inginkan kamu tinggal bersamaku.Anggaplah kamu sudah dapatkan lapangan kerja baru sebagai sumber mata pencaharianmu. Biarlah aku cari kerja di tempat lain saja dan..” Belum aku selesai bicara, tiba-tiba Nasir memotong dan berkata..“Kalau kamu tolak tawaranku ini berarti kamu tidak menganggapku lagi sebagai sahabat. Nonton VCD khan? Ia makan sambil berbaring di sampingku seolah dianggap biasa saja. Besok khan tidak ada yang mengganggu kita sehingga kita bisa tidur siang sepuasnya?” tanya Alina tiba-tiba seolah ia tak mengantuk sedikitpun.“Tidak kok Lin.
