Gadis Asia digoyang mainan di ruang gim
Betapa aku sangat menyayangi gadis ini. Bokep Montok Inilah kita.”
Aku tak mau menoleh. Kurasakan otot-ototku menegang dalam kenikmatan yang kurasakan. Kaki-kaki Chie mulai melingkari pinggulku yang bergerak-gerak menekan. “Kamu sama saja dengan mereka, Ray. Perkenalan kami sangat singkat, namun dari tatapan mata masing-masing aku dan dia langsung menyelami arti sebuah keakraban. Bule? Selamat ulang tahun..!” Jay memukul kepalaku dengan sisi organizernya. Bukan gadis yang berhak masuk dalam katalogku. “Seandainya saja pikiran kita sudah lebih terbuka, mungkin Indonesia sudah kehabisan perawan. “Ray? “Kamu lebih serius, kan?” Jay menatap lekat pandangan mataku. Chie tak pernah masuk ke alam daftar gadis-gadisku. Aku bukanlah seorang bodoh yang tak bisa membedakan perawan dengan tante-tante. Dan untuk itu Jay bersedia berkorban, karena hanya dialah yang terdekat dengan Chie, selain aku.
